Elemen : Kewirausahaan (KIK)
Capaian
Pembelajaran pada Fase F:
Meliputi
menerapkan konsep kewirausahaan berbasis peluang usaha, perencanaan usaha, pengelolaan
sumber daya, pemasaran, pengelolaan keuangan, etika tanggung jawab sosial dan
pengelolaan risiko dalam berwirausaha serta Budaya korporasi.
|
Semester 1 – Bagian 1 |
|
|
Kompetensi |
Memahami Konsep Dasar Kewirausahaan & Budaya Korporasi |
|
Materi |
Konsep Kewirausahaan & Budaya Korporasi |
|
Sub Materi |
1.
Mindset Kewirausahaan 2.
Identifikasi Peluang Usaha di Bidang
DKV 3.
Nilai-nilai Budaya Korporasi |
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 1 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat
mendefinisikan dengan tepat pengertian kewirausahaan dan menyebutkan minimal
3 dari 5 karakter wirausaha yang telah dipelajari. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat memberikan
contoh konkret penerapan nilai integritas dan kerja sama (budaya korporasi)
dalam sebuah skenario studi kasus sederhana di sebuah studio desain. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat menyusun
sebuah paragraf esai pendek yang menjelaskan hubungan sebab-akibat antara
budaya korporasi (integritas & kerja sama) dengan kesuksesan jangka
panjang sebuah bisnis kreatif, menggunakan bahasanya sendiri. |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 2 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat menyebutkan
berbagai macam jenis produk dan jasa di bidang DKV (seperti desain logo,
ilustrasi, UI/UX, packaging) berdasarkan pengetahuan awalnya. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat
menganalisis sebuah tren pasar atau gaya hidup populer (misalnya:
sustainability, digital content creation, dll.) dan menghubungkannya dengan
peluang usaha spesifik di bidang DKV. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat membuat
sebuah proposal ide usaha kreatif yang berisi identifikasi 3 (tiga) peluang
usaha DKV yang relevan dengan tren saat ini, disertai dengan alasan
(rasional) mengapa peluang tersebut potensial berdasarkan analisis tren. |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 3 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat
mengidentifikasi nilai-nilai budaya korporasi (inovasi, komitmen kualitas,
kolaborasi, integritas) yang tercermin dari portofolio, testimoni klien, atau
pernyataan visi-misi sebuah studio desain/agensi kreatif yang diteliti. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat
membandingkan dua studio desain/agensi kreatif yang berbeda dengan mengaitkan
perbedaan dalam pendekatan karya (contoh: tradisional vs eksperimental) atau
strategi bisnis mereka dengan nilai budaya korporasi yang mereka anut. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat menyusun
sebuah laporan analitis singkat yang menjelaskan hubungan sebab-akibat
(kausalitas) antara penerapan nilai budaya korporasi (inovasi dan komitmen
kualitas) dengan pencapaian kesuksesan (dalam bentuk reputasi, loyalitas
klien, atau penghargaan) pada sebuah studio desain/agensi kreatif pilihan
mereka. |
|
|
Semester 1 – Bagian 2 |
|
|
Kompetensi |
Menerapkan Perencanaan Usaha & Pengelolaan Sumber Daya |
|
Materi |
Perencanaan & Sumber Daya Usaha |
|
Sub Materi |
1.
Komponen Rencana Usaha Sederhana 2.
Pengelolaan Sumber Daya (Manusia,
Peralatan, Waktu) |
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 4 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat menjelaskan
fungsi dan mengidentifikasi kesembilan blok penyusun Business Model Canvas
(BMC) dengan benar. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat mengisi
lima blok BMC inti (Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer
Relationships, Revenue Streams) untuk sebuah usaha kreatif di bidang DKV
dengan contoh yang logis dan relevan. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat menyusun
sebuah BMC yang utuh dan koheren untuk satu jenis usaha kreatif pilihannya
sendiri, dengan menunjukkan keterkaitan yang logis antar blok, khususnya
antara Value Propositions dan Customer Segments. |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 5 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat memecah
sebuah proyek desain ilustrasi atau logo menjadi minimal 5 (lima) tahapan
tugas utama yang logis (misal: riset, sketching, vectoring, coloring,
finalisasi). |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat menyusun
sebuah timeline perencanaan sederhana (misalnya menggunakan Gantt Chart
sederhana atau tabel) yang menjabarkan estimasi waktu pengerjaan untuk setiap
tahapan tugas, serta membuat daftar peralatan/software yang spesifik yang
dibutuhkan pada setiap tahap. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat membuat
sebuah rencana kerja (action plan) yang komprehensif untuk sebuah proyek
desain kolaboratif sederhana, yang mengintegrasikan pembagian tugas yang
jelas untuk 2-3 orang, jadwal pengerjaan yang realistis, dan daftar sumber
daya, dengan mempertimbangkan ketergantungan antar tugas (task dependency). |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 6 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat
mengidentifikasi jenis-jenis sumber daya (manusia, alat/software, waktu,
anggaran, dan bahan) serta titik inefisiensi (contoh: penundaan, pemborosan,
duplikasi tugas) yang terdapat dalam sebuah studi kasus perencanaan usaha
kreatif di bidang DKV. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat
menganalisis akar penyebab dari titik inefisiensi yang telah diidentifikasi
dalam studi kasus, dengan menghubungkannya kepada aspek pengelolaan sumber
daya yang lemah (misal: perencanaan waktu yang tidak realistis, pembagian
tugas yang tumpang tindih, atau pemilihan tools yang tidak optimal). |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat merumuskan
minimal 3 (tiga) rekomendasi perbaikan yang spesifik, dapat ditindaklanjuti,
dan logis untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya pada studi
kasus, serta memberikan justifikasi yang jelas mengenai dampak positif yang
diharapkan dari setiap rekomendasi. |
|
|
Semester 2 – Bagian 1 |
|
|
Kompetensi |
Menganalisis Strategi Pemasaran & Etika Bisnis |
|
Materi |
Pemasaran & Etika Tanggung Jawab Sosial |
|
Sub Materi |
1.
Strategi Pemasaran Kreatif untuk
Jasa DKV 2.
Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan
Etika Bisnis |
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 7 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat mendaftarkan
minimal 5 (lima) platform atau saluran digital yang umum digunakan untuk
memamerkan portofolio dan mempromosikan jasa desain/ilustrasi (contoh:
Instagram, Behance, Dribbble, TikTok, Twitter/X). |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat
membandingkan kelebihan dan kekurangan dari 3 (tiga) saluran pemasaran
digital utama (misal: Instagram, Behance, TikTok) dalam konteks mempromosikan
jasa desain dan ilustrasi, berdasarkan karakteristik konten dan target
audiensnya. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat
merekomendasikan saluran pemasaran digital yang paling tepat untuk sebuah
profil fiktif klien desain (misal: desainer karakter untuk game indie,
desainer branding untuk UMKM kuliner) disertai dengan alasan yang mendukung
terkait kecocokan konten dan target pasar. |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 8 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat
mengidentifikasi komponen-komponen utama sebuah proposal jasa desain (latar
belakang/perkenalan, value proposition, portofolio, paket & harga,
klausul hak cipta) dari sebuah contoh proposal yang diberikan. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat menyusun
draft proposal yang memuat Value Proposition yang menarik dan relevan untuk
sebuah brief desain sederhana, serta mencantumkan klausul hak cipta dasar
yang menjamin keaslian karya dan menjelaskan hak penggunaan bagi klien. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat merancang
sebuah proposal penawaran jasa desain yang utuh, persuasif, dan profesional
untuk sebuah studi kasus klien, dengan mengintegrasikan portofolio karya yang
relevan, Value Proposition yang kuat, serta klausul etika dan hak cipta yang
komprehensif (meliputi kepemilikan karya, hak reproduksi, dan larangan
plagiarisme). |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 9 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat menjelaskan
konsep tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan memberikan contoh
penerapannya dalam industri kreatif, khususnya yang terkait dengan material
ramah lingkungan, dukungan pada UMKM, atau isu sosial lainnya. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat
menganalisis studi kasus kampanye pemasaran dari sebuah brand/merek yang
mengusung nilai tanggung jawab sosial, dan mengidentifikasi bagaimana nilai
tersebut diintegrasikan ke dalam pesan, visual, dan saluran pemasarannya. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat merancang
sebuah konsep kampanye pemasaran terintegrasi yang sederhana (minimal
mencakup: pesan utama, 1 konsep visual utama, dan 2 saluran pemasaran) untuk
sebuah produk/jasa DKV fiktif atau nyata, dengan menjadikan nilai tanggung
jawab sosial sebagai Value Proposition utama kampanye tersebut. |
|
|
Semester 2 – Bagian 2 |
|
|
Kompetensi |
Mengevaluasi Pengelolaan Keuangan & Risiko Usaha |
|
Materi |
Pengelolaan Keuangan & Risiko Usaha |
|
Sub Materi |
1.
Dasar-dasar Akuntansi & Harga
Pokok Produksi 2.
Identifikasi & Mitigasi Risiko
Usaha |
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 10 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat
mengidentifikasi komponen-komponen biaya yang termasuk dalam biaya tenaga
kerja langsung, material langsung, dan overhead (tidak langsung) untuk sebuah
project desain (contoh: listrik, internet, sewa software, dll.). |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat menerapkan
rumus HPP (Biaya Tenaga Kerja + Biaya Material + Biaya Overhead) untuk
menghitung total biaya produksi sebuah project desain sederhana yang datanya
telah disediakan (contoh: project desain logo dengan waktu pengerjaan, tarif
hourly rate, dan biaya spesifik lainnya). |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat menghitung
HPP untuk sebuah project desain pilihannya sendiri (misal: desain poster,
ilustrasi, atau mockup) dengan mengumpulkan dan memperkirakan data biayanya
secara mandiri, termasuk menetapkan tarif tenaga kerja yang realistis
berdasarkan tingkat keahlian dan memperkirakan proporsi biaya overhead. |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 11 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat menghitung
harga jual dasar untuk sebuah paket jasa desain dengan menggunakan metode
Cost-Plus Pricing (HPP + Persentase Markup), setelah terlebih dahulu
menentukan HPP dan persentase keuntungan yang diinginkan. |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat menganalisis
kisaran harga pasar untuk jasa desain logo dan branding dasar dengan
melakukan riset kompetitor sederhana (online atau wawancara), dan
membandingkannya dengan harga jual yang telah dihitung berdasarkan HPP. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat menyusun
sebuah proposal pricing yang profesional untuk paket jasa desain logo dan
branding dasar, yang memuat breakdown HPP, justifikasi harga jual akhir
dengan mempertimbangkan HPP, target keuntungan, dan harga pasar, serta
penawaran nilai (value proposition) yang mendukung harga tersebut. |
|
|
Tujuan Pembelajaran (TP) 12 |
1. (TPK 1 - Mudah): Peserta didik dapat
mengidentifikasi berbagai jenis risiko potensial (operasional, finansial,
reputasi) yang mungkin dihadapi oleh sebuah usaha di bidang DKV (seperti
risiko pencurian karya, keterlambatan proyek, perubahan brief mendadak, klien
tidak membayar, kerusakan perangkat). |
|
2. (TPK 2 - Sedang): Peserta didik dapat
menganalisis dan memprioritaskan risiko-risiko yang telah diidentifikasi
dengan menggunakan matriks risiko sederhana (tingkat keparahan vs kemungkinan
terjadi) untuk menentukan 2 (dua) risiko terbesar yang paling kritis untuk
segera ditangani. |
|
|
3. (TPK 3 - Sulit): Peserta didik dapat merancang
sebuah dokumen analisis risiko sederhana yang memuat: (1) daftar risiko yang
diidentifikasi, (2) matriks prioritas risiko, dan (3) rencana strategi
mitigasi yang spesifik dan dapat ditindaklanjuti untuk mengatasi 2 (dua)
risiko terbesar yang telah diprioritaskan. |
|